Target Pertumbuhan Ekonomi Kukar Capai 5,5% di Tahun 2024

img

Rilis Pemkab Kukar dipimpin Bupati Kukar Edi Damansyah/pic:tanty

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Kutai Kartanegara terus menunjukkan tren positif dalam transformasi ekonominya dengan proyeksi laju pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5% pada tahun 2024.

 

Optimisme ini sejalan dengan perkembangan ekonomi regional, nasional, dan global yang semakin stabil, serta didukung oleh komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesinambungan pembangunan.  Hal ini disampaikan oleh Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, pada Selasa (31/12/2024) malam.

 

Dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2024 terkait Capaian Pembangunan Kutai Kartanegara (Kukar) tahun 2024. Dalam kegiatan ini disampaikan. Tren Pertumbuhan Ekonomi yang Positif Pada tahun  2022 Kutai Kartanegara mencatat yaitu laju pertumbuhan ekonomi ditahun 2022 tercatat 3,70%, sementara itu PDRB Per Kapita 322,08 juta rupiah, Kontribusi Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 10,72%, Pertumbuhan Sektor Industri dan Jasa (Sekunder dan Tersier) 7,17% .

 

Lebih lanjut dalam pemaparan Bupati Kukar pada tahun 2023, ekonomi daerah menunjukkan akselerasi yakni laju pertumbuhan ekonomi mencapai 5,13%, PDRB Per Kapita senilai 270,72 juta rupiah, Kontribusi Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 13,12%, dan Pertumbuhan Sektor Industri serta Jasa (Sekunder dan Tersier) diangka 9,46%.

 

Pertumbuhan positif ini mencerminkan hasil dari berbagai upaya pembangunan di sektor infrastruktur, ekonomi inklusif, dan diversifikasi ekonomi daerah.

 

Sehingga komitmen Pemerintah Daerah dalam refleksi akhir tahun yang disampaikan Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

 

"Refleksi tahun 2024 ini adalah bagian dari upaya kami untuk memperkuat sinergitas melalui keterbukaan informasi terhadap pembangunan di Kutai Kartanegara serta tanggung jawab kami, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, kepada publik dan masyarakat dalam proses pencapaian visi dan misi tahun 2024." Tegas Edi dalam pemaparannya

 

Beliau juga menyoroti bahwa RPJMD Kutai Kartanegara 2021–2026 , yang ditetapkan melalui Perda Nomor 6 Tahun 2021, tetap menjadi pedoman utama dalam pembangunan daerah. Namun, pelaksanaannya mengalami penyesuaian akibat kebijakan nasional di tahun 2024. 

 

"Secara nasional, memang ada kebijakan pada tahun 2024 yang membuat pelaksanaan RPJMD tidak berjalan secara utuh selama lima tahun penuh. Namun, hal ini adalah bagian dari kebijakan nasional yang harus kita sikapi dengan bijaksana. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara tetap berkomitmen untuk menuntaskan visi 2021–2026 dengan penuh tanggung jawab," jelasnya

 

Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah daerah, sinergi dengan masyarakat, serta dukungan investasi yang berkelanjutan, Kutai Kartanegara mampu mencapai laju pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5% pada tahun 2024.

 

“Transformasi ekonomi di Kutai Kartanegara tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk memastikan kesejahteraan masyarakat, pengurangan kesenjangan ekonomi, serta penciptaan lapangan kerja yang lebih luas dan berkelanjutan,” tutupnya.

 

Dengan fondasi yang kokoh dan semangat kolaborasi, Kutai Kartanegara siap menghadapi tantangan dan peluang di tahun-tahun mendatang. (Tan)